Mesin Konversi Energi

Posted on
4.8/5 - (31 votes)

jangkasorong.co.id – Suatu bentuk energi dapat diubah atau di konversi menjadi bentuk energi mekanis ataupun dari bentuk energi mekanis menjadi energi panas, atau dari mekanis menjadi energi hidraulis maupun dari energi hidraulis menjadi energi mekanis melalui sistem konversi energy. Jika kita melihat uraian di atas dapat kita simpulkan bahawa mesin konversi energi merupakan suatu alat yang berfungsi untuk merubah suatu energi menjadi energi dalam bentuk lain sehingga menghasilkan suatu usaha yang dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhanya.

Artikel hari ini berisi informasi tentang Mesin Konversi Energi: Pengertian, Ciri-ciri, Jenis, Contoh, Dan Cara Kerjanya

Yuk Kita Simak Bersama……

Pengertian Mesin Konversi Energi

Mesin Konversi merupakan sebuah mesin dimana dianalogikan sebagai sebuah pesawat yang menghasilkan gaya atau gerak. Atau dengan kata lain, mesin konversi energi ini merupakan suatu pesawat yang berfungsi sebagai pengubah suatu energi hingga menjadi energi lain, sehingga akan menghasilkan usaha yang dibutuhkan oleh manusia.Prinsip kerja mesin konversi energi ini adalah dengan menggunakan tekanan gas yang digasilkan dari proses pembakaran dan udara, sehingga menghasilkan gaya dorong yang dapat membuat batang torak bergerak. Mesin konversi energi bekerja dengan prinsip-prinsip termodinamika. Prinsip termodinamika digunakan oleh mesin untuk mengadakan perubahan energi khususnya dengan menggunakan bahan bakar. Bentuk energi yang umumnya diubah oleh mesin koversi energi meliputi energi mekanis, energi listrik, energi kimia, energi nuklir, dan energi termal.

Ciri-Ciri Konversi Energi

Adanya proses mengubah energi (padat, cair, gas) yang digunakan menjadi energi bentuk lain (mekanik, panas, dll) seperti penjelasan dibawah ini:

  1. Konversi energi listrik menjadi energi panas. Contohnya adalah kompor listrik dan setrika listrik.
  2. Konversi energi kimia menjadi energi listrik. Contohnya adalah baterai.
  3. Konversi energi cahaya menjadi energi kimia. Contohnya adalah fotosintesis pada tumbuhan.
  4. Konversi energi listrik menjadi energi cahaya. Contohnya adalah lampu listrik.
  5. Konversi energi gerak menjadi energi listrik. Contohnya adalah generator.

Jenis Mesin Konversi Energi

Mesin Konversi dibagi menjadi 2 jenis antara lain sebagai berikut:

1. Mesin Konversi Energi Konvensional

Sumber energi yang diperlukan oleh mesin konversi energi konvensional umumnya berasal dari energi tak terbarukan Satu-satunya mesin konversi energi konvensional yang menggunakan energi terbarukan adalah turbin air. Sementara mesin konvensi energi konvensional lainnya adalah motor bakar, mesin fluida dan mesin pendingin.

2. Mesin Konversi Energi Non-Konvensional

Sumber energi yang diperlukan oleh mesin konversi energi non-konvensional berasal dari energi terestrial dan kehidupan ekstraterestrial.  Mesin konversi energi non-konvensional berbentuk pembangkit listrik dengan tenaga angin, energi surya, energi panas bumi, energi termal, pasang surut air laut, ombak dan energi nuklir. Selain itu terdapat pula mesin konversi energi non-konvensional yang terdiri dari pesawat magnetohidrodinamik.

Cara Kerja Mesin Konversi Energi 

Berikut adalah cara kerja mesin konversi energi antara lain sebagai berikut:

  • Pada mesin yang menggunakan bahan bakar solar, bahan bakarnya adalah solar, sedangkan pada mesin yang menggunakan bensin, bahan bakarnya adalah bensin.
  • Dalam proses pembakaran, mesin diesel menggunakan tekanan udara untuk terjadinya pembakaran. Namun untuk proses pembakaran pada mesin induk menggunakan bunga api.
  • Percikan api akan dihasilkan oleh gaya listrik yang besar sebagai akibat adanya tekanan pada celah busi. Kemudian peralatan ini akan membuat percikan api untuk memulai pembakaran.

Contoh Mesin Konversi Energi

1. Mesin Bensin

Motor menggunakan bahan bakar bensin,  pada mekanisme kerja motor bensin dibakar di dalam sistem untuk memperoleh energi panas dan selanjutnya energi panas ini digunakan untuk melakukan gerakan mekanis. Prinsip kerja motor bahan bakar bensin secara sederhana adalah sebagai berikut: campuran bahan bakar dan udara yang masuk ke dalam ruang bakar baik yang menggunakan sistem injeksi ataupun karburator akan dimampatkan oleh piston.Dengan demikian campuran bahan bakar dan udara menjadi panas, campuran bahan bakar dan udara yang panas tersebut kemudian dibakar oleh percikan busi dan hasil pembakaran tersebut memberikan tekanan kepada piston, sehinga pada piston terjadi gerak translasi dan piston akan meneruskan tekanan tersebut melalui Conecting Rod ke crankShaft atau poros engkol dan crankShaft atau poros engkol merubah gerakan translasi daripada piston menjadi gerak rotasi. bahan bakar yang masuk ke ruang bakar ataupun hasil pembakaran diiatur secara periodik melalui mekanisme katup.

2) Mesin Diesel

Motor diesel atau motor bahan bakar solar disebut juga dengan motor penyalaan kompresi (Compression Ignition engine) karena penyalaan bahan bakarnya diakibatkan oleh suhu kompresi udara di dalam ruang bakar. Proses pembakaran yang terjadi pada motor diesel adalah udara murni yang masuk ke ruang bakar dikompresikan oleh piston hingga mencapai suhu tertentu, beberapa saat sebelum piston mencapai TDC (Top dead Center) Nozzle menyemprotkan bahan bakar solar ke dalam ruang bakar tersebut dengan tekanan tertentu sehingga partikel partikel bahan bakar akan menyala dengan sendirinya karena suhu dan tekanan yang tinggi pada ruang bakar.

3. Kompressor

Kompresor merupakan sebuah alat untuk mengkompresikan udara atau memampatkan udara atau penghasil udara mampat untuk keperluan tertentu. Karena proses pemampatan, maka memiliki tekanan udara yang lebih tinggi dibandingkan dengan udara di sekitarnya. Mekanisme kerja kompresor secara singkat adalah udara bebas diisap oleh piston pada kompresor melalui gerak turun piston dari TMA ke TMB atau biasa kita sebut sebagai langkah isap. Kemudian piston mendorong udara yang telah diisap tersebut ke tabung penampungan udara melalui mekanisme katup, udara yang masuk disimpan dalam tabung penampungan.Bergeraknya piston digerakan oleh poros engkol yang dihubungkan dengan puly, dimana puly tersebut dihubungkan dengan motor listrik untuk kompresor listrik dan dihubungkan dengan motor bensin untuk kompresor bensin dan udara padat dalam tabung penampungan akan digunakan sesuai dengan kebutuhan dan sistem yang dipakai. Contoh: untuk sistem Pneumatic, untuk rem angin dan lainnya. Pada bidang alat berat kompresor banyak digunakan untuk kegiatan greasing unit alat berat untuk komponenkomponen yang memerlukan grease. Di bawah ini adalah gambar penggunaan kompresor pada proses greasing.

4. Motor Listrik

Motor listrik merupakan sebuah perangkat electromagnetik yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanis. Energi mekanik ini digunakan untuk: misalnya memutar pompa, memutar kipas angin, mengerakan kompresor, mengangkat material, memutarkan blower dan sebagainya sedangkan electromagnet adalah medan magnet yang ditimbulkan oleh adanya aliran arus listrik pada sebuah konduktor atau koil. Prinsip kerja motor listrik adalah sesuai kaidah hukum fleming atau kaidah tangan kiri. Dimana

  • Jari telunjuk sebagai simbol arah medan magnet;
  • Jari tengah sebagai simbol arah arus pada konduktor; dan
  • Ibu jari sebagai simbol arah gaya magnet pada konduktor.

5. Turbin gas

Adalah suatu alat yang memanfaatkan gas sebagai fluida untuk memmutar turbin dengan pembakaran internal. di dalam turbin gas energi kinetic di konversikan menjadi energi mekanik melalui udara bertekanan yang memutar roda turbin sehingga menghasilkan daya. Sistem turbin yang paling sederhana terdiiri dari kompresor, ruang bakar dan turbin. Adapun prinsip kerjanya secara singkat adalah udara masuk ke dalam kompresor melalui saluran masuk udara. Kompresor berfungsi untuk mengisap dan menaikan tekanan udara tersebut sehingga temperatur udara juga meningkat, kemudian udara bertekanan ini masuk ke dalam ruang bakar. Di dalam ruang bakar terjadi pembakaran karena adanya udara bertekanan dengan bahan bakar, proses ini berlangsung pada tekanan tetap sehingga bisa dikatakan bahwa ruang bakar hanya untuk menaikan temperatur.Gas hasil pembakaran tersebut dialirkan ke turbin gas melalui nozzle yang berfungsi untuk mengarahkan aliran ke sudu-sudu turbin. Daya yang dihasilkan oleh turbin gas tersebut digunakan untuk memutar kompresornya sendiri dan memutar beban lainnya misalnya generator listrik dan lainnya. Kemudian gas buang akan diteruskan keluar melalui saluran buang.

6. Refrigirasi

Refrigirasi merupakan mesin yang secara umum biasa disebut dengan istilah air conditioning (AC), biasanya digunakan untuk menstabilkan udara di suatu ruangan, rumah, atau tempat kerja.  udara dalam suatu ruangan sehingga ruangan tersebut terasa nyaman sesuai dengan yang diinginkan. Atau yang biasa disebut dengan air conditioning atau AC.

7. Solar Cell

Solar cell merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengubah energi panas matahari menjadi energi listrik dan kemudian energi listrik tersebut digunakan sesuai dengan kebutuhan, bisa sebagai motor penggerak, penerangan dan lainnya.Itulah sekilas materi Memahami proses mesin konversi energi yang sangat berkaitan dengan bidang otomotif.

Oke, sobat teknik semua…

Itulah informasi tentang Mesin Konversi Energi: Pengertian, Ciri-ciri, Jenis, Contoh, Dan Cara KerjanyaSemoga artikel ini memberikan manfaat ya, sob! Terimakasih, salam Jangka Sorong 🙂